Seluruh Indonesia
Indonesia rawan bencanadari gempa, banjir, hingga tanah longsor. Saat bencana melanda, saudara kita membutuhkan uluran tangan. NU Peduli hadir membawa harapan. Mari #SahabatPeduli, ringankan beban mereka dengan donasi terbaik Anda sekarang!
Anomali kemarau panjang memicu krisis air parah. Ribuan warga di Desa Slangit dan sekitarnya terpaksa menyaring air irigasi yang keruh. Mari bersama alirkan air kehidupan.
Memasuki bulan Juli 2026, terik matahari membakar tanah pedesaan di Kabupaten Cirebon. Bagi puluhan ribu warga di wilayah utara dan barat Cirebon, musim kemarau kali ini bukan sekadar cuaca panas, melainkan ancaman keberlangsungan hidup.
Di Desa Slangit, Kecamatan Klangenan, sumur-sumur gali milik warga telah mengering total. Tidak ada lagi gemericik air jernih dari timba. Demi memenuhi kebutuhan cuci dan mandi, sebagian warga terpaksa memanfaatkan sisa-sisa air irigasi parit yang keruh dan berbau.
Kondisi ini menempatkan anak-anak dan lansia dalam risiko tinggi terjangkit penyakit kulit serta gangguan pencernaan akibat minimnya sanitasi layak.
Berdasarkan Keputusan Resmi BPBD Kab. Cirebon (1 Juli – 30 September 2026), sedikitnya 9 desa di 5 kecamatan masuk dalam peta rawan kekeringan tinggi.
Kecamatan Klangenan Desa Slangit & Klangenan: Sumur kering total, air irigasi keruh
Kecamatan Gempol Desa Gempol & Kedungbunder: Debit sumur turun 85%
Kecamatan Mundu Desa Sinarancang & Setupatok: Antrean air tangki mengular
Kecamatan Greged & Sedong Desa Durajaya, Winduhaji, Karangwuni: Tirta bersih mulai sulit
Kolaborasi NU Care-LAZISNU dan LPBI NU menyiapkan intervensi cepat dan solusi jangka panjang.
1. Dropping Air Tangki
Mendistribusikan armada tangki air bersih (5.000 liter/armada) secara bergilir langsung ke pemukiman dan tempat ibadah di desa terdampak.
2. Paket Toren & Jerigen
Pembagian tempat penampungan air darurat (toren publik) dan jeriken sanitasi untuk mempermudah warga mengantre air bersih.
3. Sumur Bor Dalam
Pembangunan sarana sumur bor dalam permanen dan pipanisasi sebagai solusi jangka panjang mengantisipasi musim kemarau di masa depan.
"Wahai Rasulullah, sedekah apa yang paling engkau sukai?" Rasulullah SAW menjawab: "Sedekah air."
— Hadits Riwayat Abu Daud & An-Nasa'i
Setiap tetes air yang Anda kirimkan hari ini adalah senyum dan kehidupan bagi saudara-saudara kita yang membutuhkan.
1. Klik tombol "DONASI SEKARANG"
2. Isi nominal yang ingin didonasikan
3. Lengkapi info donatur
4. Isi nominal pemeliharaan sistem untuk pihak ketiga (bisa Rp 0)
5. Pilih metode pembayaran
6. Ikuti instruksi untuk menyelesaikan pembayaran